Sesali Apa yang Terjadi

Posted on Updated on

“Wah, kalau aku tidak bertingkah demikian, tentunya tidak akan terjadi hal seperti ini.”

Penyesalan datangnya selalu terakhir.

Setiap orang tidak ingin menyesal. Dan, setiap orang pasti pernah menyesal. Orang inginnya hidup senang nan bahagia dan berkecukupan. Namun, kehidupan yang demikian itu tidak disertai usaha dan doa maka hanya angan-angan belaka. Dan ujung-ujungnya menyesal tadi.

Rasa sesalku:

  1. Merasa Paling Benar; Jika saja aku tidak merasa paling benar atas kejadian tiga bulan terakhir ini, mungkin aku tidak mengucapkan kata-kata yang dapat menyakiti hatinya, mungkin aku akan mendapat pembelajaran/ilmu baru darinya. Maafkan aku ya pak.
  2. Merasa Paling Pandai; Jika saja aku tidak merasa pandai, maka aku akan mendapatkan ilmu baru dari mereka, teman-temanku yang mencoba menjelaskan sistem itu.
  3. Merasa Paling Mampu; Jika saja aku tidak merasa paling mampu, mungkin aku tidak mungkin lelah seperti ini, pusing kepala tujuh keliling.

Tak apalah. Aku tidak boleh mengulanginya lagi. Aku akan menjadi yang lebih baik dengan melakukan yang terbaik dengan cara-cara yang baik agar saya menjadi baik dan orang-orang di sekitarku menjadi baik pula.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s