12 SMK di Bogor Tidak Menggelar UN

Posted on Updated on

Sebanyak 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bogor tidak bisa menyelenggarakan Ujian Nasional (UN), karena sekolah-sekolah tersebut belum diakreditasi.

Demikian dikatakan Edy Suheri, Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan Disdikpora Kota Bogor, Rabu (17/2/2010). “Dari 67 SMK, hanya 55 SMK yang diperkenankan menyelenggarakan UN, lainnya harus menginduk ke sekolah swasta yang telah diakreditasi atau sekolah negeri,” ujar Edy.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, 12 SMK itu akan menginduk ke SMK negeri yang telah ditunjuk sebagai sekolah induk atau sekolah swasta terakreditasi. “Jadi, nanti siswa sekolah tersebut akan menumpang UN di sekolah induk tempat mereka melaksanakan UN,” katanya.

Kondisi itu, menurut Edy, tidak mengganggu pelaksanaan UN, karena pada dasarnya sekolah-sekolah swasta yang belum mengantongi akreditasi harus menginduk ke sekolah yang statusnya telah diakui. Selain itu, persiapan pelaksanaan UN untuk tingkat SMK di Kota Bogor telah rampung 80 persen.

“Persiapan UN sudah 80 persen rampung, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan ujicoba untuk seluruh SMK di Kota Bogor,” ujarnya.

Ujicoba tersebut rencananya dilakukan selama tiga hari sejak Senin (22/2/2010) selama tiga hari. Edy menambahkan, pihaknya juga telah melakukan verifikasi terhadap sekolah negeri untuk memastikan kesiapan pihak sekolah menghadapi UN.

Sumber:

http://www.kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s