Anak SD Saja Peringati Hari Sampah

Posted on

Ratusan siswa SD Negeri Bantarjati 9 Kota Bogor, Sabtu (20/2/2010) pagi tadi, memperingati Hari Sampah Nasional 2010 di sekolah mereka di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Mereka membaca puisi, benyanyi, menari, dan menampilkan drama singkat, yang temanya mengingatkan betapa indahnya alam dan terpujinya kita jika memelihara kebersihan lingkungan hidup.

Para murid juga mengenakan busana daur ulang yang terbuat dari plastik bekas bungkusan makanan atau produk rumah tangga. Baju itu kreasi para murid dan guru mereka yang dibantu orangtua murid.

“SDN Bantarjati 9 Kota Bogor merupakan salah satu contoh sekolah yang menuju pada perwujudan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan,” kata Kepala Bidang Edukasi Kementerian Lingkungan Hidup Jokomala, sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang dikeluarkan Humas Pemkot Bogor, Sabtu sore.

Pada peringatan Hari Sampah Nasional di sekolah tersebut, Jokomala membacakan sambutan tertulis Deputi VI KLH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Hendri Bastaman. Dalam sambutan itu, Bastaman menegaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi permasalahan nasional sehingga pengelolaannya perlu dilakukan komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir.

“Dengan demikian, penanganan sampah juga memberi manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat,” katanya.

Menurutnya, saat ini sampah belum sesuai dengan metode dan teknik pengelolaan sampah berwawasan lingkungan sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Pengelolaan sampah perlu beberapa hal, yakni kepastian hukum dan kejelasan tanggung jawab dan kewenangan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha. Ini dengan tujuan pengelolaan sampah dapat berjalan profesional, efektif, dan efisien.

Untuk mengingatkan bahwa semua pihak harus peduli pada persoalan penanganan sampah, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan program. Misalnya saja, program Adipura yang mendorong suatu daerah menjadi clean and green city. Ada juga program Adiwiyata atau program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang mendorong sekolah untuk menciptakan peserta didik berintelektualitas tinggi dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Sumber:

http://www.kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s