Experience is Expensive

Posted on Updated on

Saya pernah membaca sebuah kata bijak, Experience is the best teacher.  Itu benar pengalaman adalah guru terbaik. Karena dari pengalaman tersebut kita bisa belajar tentang sesuatu hal. Apakah itu bisa dilakukan lagi atau jangan sampai terulang kembali. Sehingga kita dapat mencari solusi yang tepat atas suatu permasalahan.

Bagi saya, Experience is expensive. Pengalaman itu mahal. Ini adalah kata yang tepat untuk mewakili apa yang terjadi pada saya beberapa hari terakhir ini. Saya harus membayar mahal (uang dan waktu) atas apa yang aku lakukan. Pertama, saya mengisi pulsa untuk modem saya untuk paket harian. Setelah masuk hari berikutnya paket harian saya masih aktif. Sehingga secara otomatis pulsa saya terkurangi dan habis. Pada saat saya ingin memakai ternyata tidak bisa tersambung koneksi modem saya. Lalu saya isi kembali untuk paket mingguan. Kemudian secara secara otomatis pulsa terkurangi kembali terpakai untuk paket harian. Habis lagi pulsaku. Hingga akhirnya saya isi untuk paket bulanan. Saat saya coba tidak bisa terkoneksi lagi. Saya penasaran, lalu bertanya pada teman. Ternyata setelah kita isi untuk daftar suatu paket. Harus masih ada sisa pulsa.

Yang kedua, komputer saya ada tiga. saya coba-coba untuk memperbaikinya sendiri. Tapi, saya malah merusaknya. Akhirnya, waktunya saya banyak habiskan untuk coba-coba memperbaiki sendiri. Kurang lebih tiga hari untuk coba memperbaikinya.

Kita harus mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Mahal sekarang tak apa. Besok lebih kaya pengalaman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s