Boleh Suka, Tapi Jangan Berlebih-Lebihan

Posted on

Kemarin, saya dapat menu makan siang favorit saya, yaitu nasi pakai sambel trasi. Enak memang. Dan saya memanfaatkan kesempatan ini. Saya makan nasi ditambah sambel trasi banyak-banyak. Penyakit lama kambuh setelah makan jadi kenyang. (Hehehe.)

Bangun tidur sebelum Sholat Subuh ketika di kamar mandi, perut muleees banget. Mohon maaf. Saya harus buang air besar lama. Habis itu, saya Sholat Subuh ke masjid. Pulang dari masjid. Saya lari cepet2 ke kamar mandi. Maklum perut ini mules banget. Saya buang air besar lagi. Cukup lama. Sampai-sampai saya harus terlambat datang ke sekolah. Kok bisa terlambat, kan masih pagi? Pagi itu, saya ada pengayaan jam pagi untuk kelas 12 pukul 05.30. Jadi, anak2 harus menunggu saya sekitar 15 menit. Melalui tulisan ini, saya minta maaf buat anak2 kelas 12 akuntansi yang sudah menunggu.

Kelas saya mulai. Berjalan kurang lebih 30 menit. Anak2 saya tinggal. Saya harus ke kamar mandi lagi. Muleees lagi perut ini. Saya buang air lagi.

Hanya beberapa jam, saya buang air sudah 3 kali.

Dari kejadian di atas dapat saya ambil pelajaran yang luar biasa. Apa itu?

Bilamana kita menyukai sesuatu baiknya jangan berlebih-lebihan. Akibat yang ditimbulkan ternyata tidak baik. Gara-gara makan nasi dan sambel trasi yang berlebihan saya mengorbankan banyak hal, yaitu: waktu saya terbuang percuma di kamar mandi (biasanya 5 3-5 menit, tapi 10-15 menit), terlambat datang untuk mengajar, mengurangi hak anak mendapatkan materi, capek jongkok dan jalan ke kamar mandi berulang kali.

Ternyata apa yang saya lakukan bertentangan (melanggar ketentuan) dengan Firman Allah: “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al A`raaf : 31)

Mohon ampun Ya Allah.

Maaf ya, teman2. Kalau contoh dari saya mungkin sedikit agak jorok. Tapi, itu benar2 saya alami. Menurut saya pribadi apabila dari hal2 yang kecil kita tidak sadar telah melakukan sesuatu dengan berlebih-lebihan. Akibatnya bisa bahaya. Betul?

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s