Mengapa Kebanyakan dari Kita Masih Miskin?

Posted on

Mohon bagi teman-teman pembaca jangan tersinggung dengan judul tulisan ini. Berbaik sangka saja yah. Karena berbaik sangka itu membaikkan keadaan. Dan berburuk sangka itu memperburuk keadaan.

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (Q.S. Asy-syura: 30)

Kalau agama saja menganjurkan kita untuk kaya, lantas kenapa masih banyak yang miskin? Padahal di dalam Al-Qur’an Allah SWT justru menurunkan kita ke bumi sebagai khalifah dan memerintahkan kita untuk memakmurkan bumi ini.

Image

Setidaknya ada 5 penyebab kemiskinan, diantaranya adalah (Nova, 2013: 8):

  1. Menyalahkan kondisi di luar dirinya, menyalahkan orang lain, faktor ekonomi, dan tidak belajar dari kegagalan.
  2. Menutupi kelemahan dengan pembenaran. Alasan tidaknya punya modal, bukan sarjana, masih pelajar, belum punya pengalaman, dan sebagainya.
  3. Mudah menyerah, ada kendala sedikit saja langsung memvonis dan mendiskon diri.
  4. Bergaul dengan orang-orang pesimis padahal pesimis itu penyakit si miskin, hehehe…
  5. Tidak punya mentor yang baik yang bisa mengarahkan jalan tercepat menuju impiannya.

 

Sumber:

Nova, Adam. 2013. 5 Rukun Keberlimpahan. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s