Sudahkah Anda menikah? Bila belum cek #NikahSana oleh @ipphoright

Posted on Updated on

Buat teman-teman yang masih pacaran, belum berani melamar seorang cewek/pacarnya, dan masih ragu untuk menikah baiknya membaca kultwit (kuliah twit) dari pakar otak kanan, @ipphoright.

Jangan berhenti sebelum teman-teman menyelesaikan seluruh kultwit ini sampai nomor 33. Kalau berhenti dapat menyebabkan Anda sombong dan merasa nyaman dalam hubungan pacaran atau menjomblo. Istilah lain menunda menikah. Padahal menunda menikah itu dapat menunda rejeki.

Selamat mengikuti kuliah.

  1. Menikah itu mengundang rezeki, menentramkan hati & memelihara diri. Kurang apalagi? Udah, πŸ˜€
  2. Si jomblo sering menghibur diri β€œAkan indah pada waktunya” Padahal gundah sepanjang waktunya hehe. Udah, πŸ˜€
  3. Pengen pernikahan & rumahtangga yang berkah? Jangan awali dgn fase yang nggak berkah, misal pacaran. Mending
  4. Menunda-nunda menikah, katanya mencari yang ideal. Yah mana ada! Lihat saja dirimu, apa ideal? Udah deh, πŸ˜€
  5. Pacaran 10 tahun, emang KPR? Tunangan 2 tahun, emang leasing? Mending πŸ˜€
  6. Segerain, sederhanain. Kalau prinsipnya begini, jadi tuh nikah insyaAllah. Buruan gih πŸ˜€
  7. KUA = Kau Untukku Ajah… Udah, berhenti cengengesan. Mending lamaran & πŸ˜€
  8. “Kalau dah jodoh, gak akan kemana. Ntar ketemu jg di resepsi” Iya sih, tapi sbg tamuπŸ™‚ Udah deh, lamaran &
  9. “Mau nikah, tapi nggak punya modal.” Kayak beli franchise aja, pake modal segala. Udah deh, πŸ™‚
  10. Pemain badminton ada pasangannya. Sandal jepit ada pasangannya. Truk ada gandengannya. Situ? Makanya πŸ˜€
  11. “Mau nikah, tapi nunggu mapan dulu” Lha kalau mapannya di usia 70, apa iya mau nikah di usia 72? Udah deh,
  12. “Mau nikah tp nunggu hari baik” Semua hari itu baik! Hari kiamat aja yg nggak bisa, penghulunya entah kemana!
  13. Twit-twit barusan, tolong di retwit ya… Nyenggol teman-teman kita yang masih ragu-ragu, hehe
  14. Adat & gengsi dalam resepsi, kalau diturutin nggak ada habis2nya. Mending sederhanain, segerain, jadiin. πŸ™‚
  15. “Mau nikah, tapi nunggu kakak nikah dulu” Lha kalau dia nikah 5 tahun lagi, emang situ mau nunggu? Udah, πŸ™‚
  16. “Mau nikah, tp belum ada jodohnya” Mungkin BUKAN jodoh kita yg belum ada. Tp kepantasan kita yg belum ada.
  17. Pria serius & bertanggungjawab akan menentukan tanggal lamaran. Pria lain? Bertele-tele dgn pacaran. Udah,
  18. Menikah itu nikmat. Nggak percaya? Tanya deh πŸ™‚
  19. Iklan deterjen “Tidak ada noda, tidak belajar” Wahai wanita, jangan pakai slogan ini dlm hidupmu. Lebih baik
  20. “Buat anak kok coba-coba? Yang belum nikah, jangan coba-coba buat anak ya!” Lebih baik πŸ˜€
  21. Mapan terus nikah, yah alhamdulillah. Belum mapan, nikah? Jg alhamdulillah. Justru nikahlah yg memapankan.
  22. 17 Agustus. Sang merah-putih segera berkibar-kibar. Sang janur kuning apa kabar? Makanya πŸ˜€
  23. Malam Lailatul Qadar udah diikhtiarkan. Malam pertama udah diikhtiarkan? Makanya πŸ˜€
  24. Catat ya. Menikah itu dianjurkan bersegera, bukan buru2. Bergegas, bukan tergesa-gesa. Kalau siap, mending
  25. Jomblo & galau melulu. Untung, hati itu buatan Allah. Kalau buatan China, mungkin sdh hancur… Makanya πŸ™‚
  26. Menikah itu membuka pintu2 rezeki. Allah yg nyuruh kita menikah, Allah tentu bertanggung-jawab atas kita & rezeki kita. Bismillah
  27. Pantaskan diri, perbaiki diri. Itu cara terbaik menjemput jodoh. Mendingan nikah dini daripada maksiat dini.
  28. Bulan Ramadhan udah. Bulan Syawal ntar lagi. Bulan madu kapan? Makanya πŸ˜€
  29. Sahur sendirian? Sakitnya itu di sini *NunjukDada Semoga Ramdhan berikutnya, sdh gak sendiri lagi. Aamiin.
  30. Sholat? Ibadah sekian menit. Puasa? Ibadah sekian jam. Haji? Ibadah sekian hari. Nikah? Ibadah seumur-umur!
  31. Namanya jodoh, nggak ada yang tahu. Tapi, tugas kita berniat & berusaha utk segera, nggak nunda-nunda. πŸ™‚
  32. MENJOMBLO? Silakan, dengan niat menjaga diri & memantaskan diri… Tapi, jangan lama-lama. Mending πŸ™‚
  33. Cowok yang nggak berani melamar, cocoknya pake konde. Kalau serius? Yah lamaran. πŸ˜€

Ayo tetapkan calon istri Anda! Datang ke rumahnya. Ta’aruf. Lamar. Menikah. Sah.

Jangan lupa follow akun twitter saya, @misterdarwoto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s