Memenangkan Sebuah Kompetensi

Posted on

Menjadi juara, pemenang, adalah dambaan setiap orang yang sedang mengikuti sebuah kompetisi. Setiap mereka yang berkompetensi memiliki satu cita-cita. Apa cita-citanya? Iya. Cuma satu, yaitu menang, menjadi pemenang.

juaraBanyak hal yang dilakukan oleh mereka yang akan mengikuti kompetisi agar nantinya menjadi PEMENANG. Menyiapkan mental, fisik, waktu, energi, perlengkapan, administrasi, dan biaya menjadi beberapa syarat untuk bisa mengikuti kompetisi.

Kenapa harus memenuhi syarat mengikuti kompetisi? Kita tidak bisa menjadi juara kalau kita tidak mengikuti kompetisi. Kita tidak bisa mengikuti kompetisi kalau syaratnya tidak terpenuhi.

Jadi, syarat pertama menjadi pemenang adalah memenuhi syarat mengikuti kompetisi.

Syarat pertama menyiapkan mental. Iya, mental untuk menang dan mental untuk bersaing. Sang juara WAJIB memilikinya.

Kedua adalah menyiapkan fisik. Apapun jenis kompetisinya, seseorang yang mengikuti kompetisi PASTI menyiapkan fisik untuk tetap sehat. Agar siap-siaga mengikuti kompetisi.

Menyiapkan waktu adalah syarat ketiga. Waktu untuk berlatih, waktu untuk beristirahat, waktu untuk bermain agar tidak tegang saat mengikuti kompetisi agar tidak stress. Tak jarang orang stress menghadapi kompetisi yang tidak disiapkan dengan baik.

Keempat adalah menyiapkan energi. Istirahat yang cukup, konsumsi yang berimbang dapat menyiapkan energi agar siap.

Kelima menyiapkan perlengkapan. Perlengkapan untuk berlatih harus ada dan siap. Perlengkapan untuk mengikuti kompetisi harus siap. Bila perlu lebih dari satu.

Dan keenam adalah memenuhi administrasi. Administrasi seperti biaya pendaftaran, tinggi minimal, usia, pendidikan, dan lain-lain.

Dan ketujuh, biaya. Kita membutuhkan biaya untuk berlatih. Kita membutuhkan biaya untuk mendaftar. Kita butuh biaya untuk perjalan ke tempat kompetisi.

Sudah siapkah kita memenangkan kompetisi?

Eiitttt…. Ada yang lupa sebagai makhluk ciptaan Tuhan kita tidak boleh lupa memohon kepada Tuhan. Mohon sama Allah agar diberi kemudahan, kelancaran. Tak lupa ijin dan mohon doa restu orang tua.

Ngomong-ngomong saya tadi menjelaskan panjang dan lebar. Lalu, apakah saat ini kita sedang berkompetisi? Iya, benar. Kita sedang berkompetisi. Kompetisi apa? Banyak. Kompetisi dengan hati, rasa malas, rasa ingin tahu, kecepatan, dan lain sebagainya.

Sejatinya setiap yang kita lakukan dalam hidup ini adalah sebuah kompetisi. Apabila kita sering memaknai hidup seperti ini kita akan memiliki berbagai macam kreatifitas untuk memenangkan kompetisi. Karena naluri orang yang mengikuti sebuah kompetisi adalah ingin menjadi yang terbaik, menjadi pemenang.

Nah, kalau sudah memaknai hidup adalah sebuah kompetisi, maka bisa dipastikan mempunyai daya juang yang tinggi disbanding dengan orang-orang yang tidak memaknai setiap hidup adalah kompetisi.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s