Menjaga Lisan

Posted on Updated on

2345tutup-mulut1
Sumber: http://www.ummi-online.com/menjaga-lisan-kunci-masuk-surga.html

Seorang muslim harus memberikan perhatian yang serius kepada lisannya. Dia harus menjauhi ucapan yang batil, dusta, ghibah (menggunjing), adu domba (bermuka dua) dan kata-kata yang kotor.

Intinya bahwa dia harus menjaga lisannya dari apa-apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasulnya.Terkadang seseorang mengucapkan sesuatu yang menjadi bumerang bagi dirinya di dunia dan di akhirat. Dan terkadang pula dia mengucapkan sesuatu yang membuat derajatnya diangkat setinggi-tingginya oleh Allah SWT.

Hal itu selaras dengan apa yang disabdakan oleh Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya seorang hamba bisa mengucapkan kata-kata yang dengan itu ia turun ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari pada timur dan barat.” (H.R. Muslim, No 2988)

Dan beliau, Rasulullah SAW, bersabda:

Sesungguhnya seseorang bisa mengucapkan kata-kata yang membuat teman-teman duduknya tertawa maka dengan itu ia akan jatuh dari ketinggian yang lebih jauh daripada bintang Tsurayya.”(H.R. Ahmad, No. 8976)

Kata-kata adalah ibarat pisau bermata dua. Ia bisa mendatangkan malapetaka, tapi juga bisa mengangkat derajat dan mendatangkan kebahagian.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya seorang hamba bisa mengucapkan kata-kata yang diridhai Allah yang mana dia tidak terlalu memikirkannya, tapi dengan itu Allah akan mengangkatnya beberapa derajat. Dan sesungguhnya seorang hamba bisa mengucapkan kata-kata yang dimurkai Allah yang mana ia tidak terlalu memikirkannya, tapi dengan kata-kata itu ia akan terjun ke dalam neraka jahannam.” (H.R. Al-Bukhari, No. 6478)

jagalah-lisan-1
Sumber: http://www.hambaallah.net/2015/04/menjaga-lisan_28.html

Dan ketika Mu’adz bin Jabal bertanya kepada rasulullah SAW tentang amal yang bisa memasukkan seseorang ke dalam surga dan menjauhkannya dari neraka, beliau menyebutkan rukun-rukun Islam dan beberapa pintu kebajikan. Kemudian beliau bersabda kepadanya:

“Maukah aku beritahukan kepadamu tentang pilarnya semua hal itu?’ Tentu, Ya Nabiyallah!’ jawabku. Kemudian beliau memegang lidahnya seraya bersabda: ‘Jagalah ini!’ Lalu aku berkata: ‘Ya, Nabiyallah, kita akan dihukum karena kata-kata yang kita ucapkan?’ Beliau lantas bersabda: “Ibumu meninggalkanmu hai Mu’adz! Bukanlah manusia terjun ke dalam neraka pada bagian wajah atau hidung mereka kecuali merupakan hasil panen dari lidah merela.” (H.R. At-Tirmidzi, No. 2616)

allah-swt-menjamin-syurga1
Sumber: http://www.boombastis.com/manfaat-menjaga-lisan/28015

 

Masalahnya bahkan tidak hanya berhenti sampai di situ. Rasulullah SAW malah memberikan jaminan surga bagi mereka yang bisa menjaga lisan dan kemaluannya. Beliau bersabda:

“Barangsiapa bisa menjamin untukku apa yang ada di antara kumis dan jenggotnya dan apa yang ada di antara kedua kakinya maka aku akan menjamin untuknya surga.” (H.R. Al-Bukhari, No. 6474)

Maka setiap muslim hendaknya menjaga lisan dan kemaluannya dari hal-hal yang diharamkan Allah. Tujuannya ialah mencari keridhaan Allah dan berharap mendapatkannya pahalaNya. Itu adalah hal yang mudah bagi orang yang mendapatkan kemudahan dari Allah.

 

Sumber:

Asy-Syalhub, Fuad Abdul Aziz dan Harits bin Zaidan Al Muzaidi. 2011. Buku Panduan Etika Muslim Sehari-hari: Halaman 369-372. Surabaya: Pustaka eLBA.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s