PLPG Day #6: Jangan Ditolak

Posted on Updated on

Penjelasan materi profesional dan pedagogik pada PLPG Tahun 2017 Tahap V di Hotel Ommaya ini sudah selesai. Tibalah waktunya Workshop SSP. Workshop SSP di hari pertama ini adalah setengah perjalanan PLPG. Seperti yang teman-teman ketahui PLPG ini akan berlangsung selama 12 hari.

Workshop SSP ini membahas tentang penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang akan digunakan untuk penilaian peer teaching. Mulai hari ini, instrukturnya 2 dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hari ini workshopnya diisi dengan diskusi penyusunan RPP. Kelas kami yang terdiri dari 29 peserta dibagi menjadi 3 kelompok. Pembagian kelompok didasarkan dari kabupaten asal peserta.

IMG-20171127-WA0002
Foto bersama di akhir sesi Workshop SSP 1. Ini adalah ekspresi saat menunggu pengumuman hasil UTL.

Diskusi kelompok mengangkat tema bagian-bagian penyusunan RPP. Untuk peserta yang berasal dari Kabupaten Klaten mendapat bagian untuk mendiskusikan tentang bagian RPP, yaitu: Identitas RPP, Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK), Tujuan Pembelajaran, dan Materi Pembelajaran. Untuk peserta yang berasal dari Kabupaten Karanganyar mendapat bagian untuk mendiskusikan  bagian RPP, yaitu: Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran; Media, Alat, dan Bahan; dan Langkah-langkah Pembelajaran. Untuk kelompok saya, peserta dari Kabupaten Sukoharjo mendapat bagian untuk mendiskusikan tentang Penilaian Pembelajaran.

Diskusi kelompok berlangsung 1 sesi. Selesai sesi 1, peserta istirahat untuk menikmati menu snack tea-break. Saya tidak menyebutnya coffee break karena memang tidak ada kopinya.

Sesi kedua dimulai. Inilah saatnya presentasi masing-masing kelompok. Banyak ilmu yang saya peroleh dari sesi presentasi ini. Saya melihat ada juga yang masing kurang dari penjelasan tentang penyusunan RPP. Saya menyampaikan pendapat saya kepada penyaji kelompok lain. Ada juga pertanyaan dari peserta lain kepada penyaji. Memang ada peserta yang belum memahami betul cara menyusun RPP dengan benar.

Di setiap akhir presentasi, instruktur menyimpulkan dan memberikan masukan untuk penyusunan RPP yang benar sesuai peraturan yang ada, Agar masukan dari instruktur dapat ditindaklanjuti oleh semua peserta.

Yang paling saya ingat dan berkesan bagi saya adalah penyaji dari Kabupaten Karanganyar. Beliau adalah Pak Widodo yang kemarin disuruh Prof. Endang untuk ambil buku di kamar. Setelah Pak Widodo menyajikan hasil diskusi kelompoknya tentang penyusun RPP bagian kedua banyak teman-teman peserta yang jadi bingung dengan penjelasannya dan ada beberapa masukan dari teman-teman. Saya pun ikut-ikutan memberi masukan. Namun, semua masukan dari teman-teman dan saya ditolak dengan pendapat pribadinya.

Di akhir presentasinya, instruktur juga mengingatkan kepada Pak Widodo bahwa masukan teman-teman itu baik sehingga jangan ditolak masukannya.

Catatan:

Coretan di atas terjadi pada hari Minggu, 26 November 2017. Maaf kalau saya baru share hari ini. Maklum, pada saat PLPG kemarin, saya tidak bisa membagi waktu dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s